Kala siang,ditengah panas dan teriknya sinar matahari banyak sekali para pedagang yang menjual dagangannya masing-masing,tak terkecuali pedagang asongan yang berada di perempatan jalan.
Hari minggu seingatku,saat aku dan temanku berhenti di perempatan karena lampu merah,ada satu pedagang yang membuatku rada miris melihatnya,ku tebak dia sudah berkepala 5 ,tapi beliau masih berjualan dijalanan begitu.
"Pak." Panggilku
"Ooh,airnya mas?" Jawab pedagang itu.
"Iya pak,ambil 2 botol ya,berapa?"
"Rp 6000 aja mas."
Tak pikir panjang dan kebetulan uang yang ku ambil saat itu sebesar Rp 20000,langsung ku beri tanpa meminta kembalian dari beliau,mungkin itu jumlah yang kecil bagi kita,tapi lain halnya dengan orang lain.
Akhirnya lampu pun berubah hijau,kami bergegas melanjutkan perjalanan kami,seraya si pedagang itu mengucapkan kata terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar